Kalaupun suatu saat Kiai Sahid harus muncul lagi, sebagaimana Soleboh muncul di kademangan untuk meredam api dan menemukan Mustika. Akan muncul pula sekelompok manusia tanpa wajah yang mencari cari wajah. Bahkan kalaupun wajah itu tidak bisa ditemukan, mereka akan memfatwakan bahwa memiliki wajah adalah keburukan, dan tidak memiliki wajah adalah kebaikan. Kemudian fatwa ini dilaksanakan oleh banyak orang. Sehingga panji robek yang di sulam Kiai Sahid, akan lebih robek dan tercecer akibat manusia-manusia tanpa wajah ini.
Soleboh | Kitab Warisan
with
Tidak ada komentar
Soleboh memberikan setumpuk kitab kepadaku.
"Ini kitab yang dulu Kiai Sahid berikan kepadaku, ku harap kamu mengerti maksud ku amanahkan kitab ini kepadamu."
Soleboh melanjutkan ceritanya, "Dulu Kiai Sahid memiliki tumpukan kitab, dan 2 bilah parang. Sebelum beliau meninggalkan kami, beliau mengamanahkan parang itu kepada Bendhol, dan kitab-kitabnya kepadaku. Maka tugasmu adalah menjaga sanad ilmu dan amalku."
"Ini kitab yang dulu Kiai Sahid berikan kepadaku, ku harap kamu mengerti maksud ku amanahkan kitab ini kepadamu."
Soleboh melanjutkan ceritanya, "Dulu Kiai Sahid memiliki tumpukan kitab, dan 2 bilah parang. Sebelum beliau meninggalkan kami, beliau mengamanahkan parang itu kepada Bendhol, dan kitab-kitabnya kepadaku. Maka tugasmu adalah menjaga sanad ilmu dan amalku."
Hasan Macan Mangli Asy'ary
in Hasan
with
Tidak ada komentar
Lihatlah pemuda-pemuda yang disana
Mereka sangka dirinya adalah Macan
Tunggu hingga saatnya nanti
Mereka akan merasa dirinya hanya Kucing kecil
Tunggu hingga saatnya nanti
Mereka akan merasa dirinya hanya Kucing kecil
Saat ini mereka sangka dirinya macan
Karena pertemuan mereka dengan kutu
Mereka akan rasa dirinya kerdil karena tahu sebuah konspirasi
Karena pertemuan mereka dengan kutu
Mereka akan rasa dirinya kerdil karena tahu sebuah konspirasi
Nak, ku kenalkan kau pada Macan Mangli
Yang dari muda hingga tuanya tetap menjadi Macan Mangli.
Namanya harum bak namamu,
Nama beliau Hasan Asy'ary, seperti namamu Hasan
Yang dari muda hingga tuanya tetap menjadi Macan Mangli.
Namanya harum bak namamu,
Nama beliau Hasan Asy'ary, seperti namamu Hasan
Auman beliau menggelegar,
Dari keterpencilan Mangli
Hingga kemewahan Istana Negeri
Mampukah kau tunjukkan pada kami aumanmu Nak?
Dari keterpencilan Mangli
Hingga kemewahan Istana Negeri
Mampukah kau tunjukkan pada kami aumanmu Nak?
Adipati Sorak, Raja Keprajak
with
Tidak ada komentar
Keng adipati datan kendhat anggone memungsuhan kelawan keng prabu. Dene anane keng prabu wus nora malati. Mula, nalikane keng adipati mbucal wuwus, misuhi keng prabu datan kena karma.
Anane prabu kang mangkene mesti balal ora den taati di ning praprawira. Mula padha gugat pra prawira ing njeng Prabu
Anane prabu kang mangkene mesti balal ora den taati di ning praprawira. Mula padha gugat pra prawira ing njeng Prabu
81118
with
Tidak ada komentar
(Oleh : Dwi Maryuti & Suhari At Tamfury )
Jarum detik berdenting nyaring
Bersuara ditengah heningnya suasana
Menemani ibumu menahan rasa sakitnya
Tumuju mijil si Jabang Mungil
Bersuara ditengah heningnya suasana
Menemani ibumu menahan rasa sakitnya
Tumuju mijil si Jabang Mungil
Lima belas menit sudah lewat dari tengah malam
Dirimu menangis, tangisan yang kami tunggu
Tangisan kebahagian kami mengiringi tangismu
Tangis pertama pertanda hadirmu di semesta alam
Dirimu menangis, tangisan yang kami tunggu
Tangisan kebahagian kami mengiringi tangismu
Tangis pertama pertanda hadirmu di semesta alam
Le, ngger anakku, selamat datang di dunia
Dunia yang tengah berbantah antar-kubu yang saling mengaku
Indonesia itu yang sepertiku, bukan sepertimu
Kata mereka yang tengah ricuh menjelang sembilan belas.
Dunia yang tengah berbantah antar-kubu yang saling mengaku
Indonesia itu yang sepertiku, bukan sepertimu
Kata mereka yang tengah ricuh menjelang sembilan belas.
Kuharap kamu bukan seperti itu
Kamu adalah tabungan kami
Ketika kami kembali nanti
Jadi jangan begitu
Kamu adalah tabungan kami
Ketika kami kembali nanti
Jadi jangan begitu
Tahukah kamu Hasan putera Ali
Tokoh pemuda penduduk surga
Tirulah akhlaqnya, supaya kelak engkau bersua
Dengan pemuda hebat ini dihari akhir nanti
Tokoh pemuda penduduk surga
Tirulah akhlaqnya, supaya kelak engkau bersua
Dengan pemuda hebat ini dihari akhir nanti
Tahukah kamu Kiai Hasan Tegalsari
Gurunya para ulama dan umara
Belajarlah darinya, agar kau menjadi penerusnya
Sebagaimana Toean Tjokro dan Trimurti
Gurunya para ulama dan umara
Belajarlah darinya, agar kau menjadi penerusnya
Sebagaimana Toean Tjokro dan Trimurti
Hasan berarti kebaikan
Baik rupa maupun budi
Baik dlahir juga batin
Karena inilah yang dinamakan taqwa
Baik rupa maupun budi
Baik dlahir juga batin
Karena inilah yang dinamakan taqwa
Juga tahukah kamu akan Raden Mas Suryadi Suryaningrat
Pangeran yang terlahir di bumi Pakualaman dua Mei
Menjadi orang yang berjariyah tinggi
Dengan Sasana Wiyata Taman Siswanya.
Pangeran yang terlahir di bumi Pakualaman dua Mei
Menjadi orang yang berjariyah tinggi
Dengan Sasana Wiyata Taman Siswanya.
Beliau berwasiat dengan sesanti
Pertama, ing ngarsa sung tuladha
Lalu, ing madya mangun karsa
Terakhir, tut wuri handayani
Pertama, ing ngarsa sung tuladha
Lalu, ing madya mangun karsa
Terakhir, tut wuri handayani
Engkau seorang putera sulung
Putera pertama yang tinuladha sinudarsana
Karena engkau yang berada ing ngarsa
Jadilah suri tauladan untuk bangsamu
Putera pertama yang tinuladha sinudarsana
Karena engkau yang berada ing ngarsa
Jadilah suri tauladan untuk bangsamu
Tahukah kamu tentang khatamul anbiya’ wal mursalin
Beliaulah uswatun hasanah
Maka pok pangkal itu semua
Adalah mengikut Sayyidina Muhammad sang nabi terakhir
Beliaulah uswatun hasanah
Maka pok pangkal itu semua
Adalah mengikut Sayyidina Muhammad sang nabi terakhir
Oleh karena penggal penggal bait ini
Kuberi kau sebuah nama
Hasan Hangarsa Sudarsana
Seminggu menjelang tanggal kelahiran Sang Nabi
Kuberi kau sebuah nama
Hasan Hangarsa Sudarsana
Seminggu menjelang tanggal kelahiran Sang Nabi
Terakhir jangan lupa, senantiasa doakan orangtuamu
Dekatkan dirimu pada Allah dengan taqwa
Perbanyak menghadiahkan Fatihah
Terutama untuk Sang Nabi yang Agung
Dekatkan dirimu pada Allah dengan taqwa
Perbanyak menghadiahkan Fatihah
Terutama untuk Sang Nabi yang Agung
Sertakan doamu juga untuk guru-gurumu
Untuk leluhur kita juga
Untuk Hasan bin Ali dan Ki Hajar
Dan Hasan Besari Ponorogo yang masyhur
Untuk leluhur kita juga
Untuk Hasan bin Ali dan Ki Hajar
Dan Hasan Besari Ponorogo yang masyhur
Besar harap kami padamu Nak
Dari ibu bapakmu
Yang empatpuluh minggu menunggu
Semoga Allah mengabulkan
Dari ibu bapakmu
Yang empatpuluh minggu menunggu
Semoga Allah mengabulkan
Amin.
Wolak Walik
with
Tidak ada komentar
Ada seorang adipati yang ingin memberontak, melawan raja, sang kepala negara, untuk membela sang mahapatih, kepala pemerintahan, dengan mengajak aparat bawahan kepala negara.
Bodohnya, aparat bawahan kepala negara ini lebih takut pada adipati ini. Dan mereka secara mati-matian siap membela mahapatih padahal ia hanya pejabat outsourcing. Dan mereka tidak tahu bahwa jikalau mereka tetap membela sang raja, mereka akan membersamai raja lebih lama.